Komjen Susno Duajdi Dan Cucunya Di ancam Dibunuh


Berita yang sedikit menggegerkan kembali dari anggota polisi komjen susno duadji.
Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji diancam akan dibunuh. Ancaman dilayangkan lewat media pesan singkat (SMS).

Husni menuturkan, SMS berasal dari nomor 0878-8304-0055. Isinya, SUSNO !!! SEKALI LAGI KAU TAMPIL DI MEDIA ATAU KORAN MAMPUS, TAU KAN CARA CEPAT NGABISI MU".
"SEKALI LAGI KAU BERANI BUKA2 PADA MEDIA NYAWAMU GENTAYANGAN, CUCU KESAYANGANMU JNG DITANYA", dan "SUSNO !!! SEKALI LAGI KAU TAMPIL DI MEDIA ATAU KORAN MAMPUS, TAU KAN CARA CEPAT NGABISI MU".


Bukan kali ini saja Susno diteror. Bahkan, tambah Husni, ancaman juga diterima anak, cucu, dan keluarga besar Susno. Mereka semua kini sudah diungsingkan ke tempat aman.
Susno sendiri menanggapi enteng teror ini. Bahkan dia sempat melambaikan tangan kepada sejumlah wartawan sebelum mengungsikan keluarganya.
Saya tidak tahu siapa yang mengirimkan. Yang saya khawatirkan keluarga saya," imbuhnya.

Bukan hanya itu saja, di sekitar rumahnya pun banyak orang tidak dikenal berkeliaran. "Saya tahu mereka bersenjata. Saya ini reserse, tahu cara teror seperti ini," terangnya.

Dia mengaku, teror seperti ini bagaimanapun mengganggu ketenangan hidup keluarganya. "Kami mesti hidup berpindah-pindah untuk keamanan," tutupnya.

Itulah kejadian yang terjadi pada susno duadji saat-saat ini,begitu panjangnya polemik di negara ini,masalah belum selesai timbul masalah baru.

Jika memang ancaman itu betul dan bukan hanya gertak sambal saja atau ada orang yang iseng,jadi pihak manakah yang melakukan itu semua.?
jika dikaitkan dengan masalah hadirnya susno pada sidang anthasari azhar,memang seungguh mengecewakan,kalau menurut pendapat saya susno duadji FINE saja hadir disitu,kalau misalnya tidak ada suatu orang atau institusi yang merasa tersudut tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang mengucilkan susno saat-saat ini.

yah,biarkanlah saja waktu yang menjawab semua kasus di negara ini,tapi kita sebagai warga harus mengamati dengan kritis.dan jangan cepat mengambil statment.

Posted on 1/11/2010 02:06:00 PM by Andri Dwitama and filed under | 7 Comments »

7 comments:

Dhana/戴安娜 mengatakan... @ 11 Januari 2010 16.34

salam sahabat
loh kok bisa seperti itu weleh ketara kalo ga baca lengkap saya hiks..hiks..btw sungguh setiap kejadian layaknya banyak yang kurang teliti menyelidikinya,lha emang komjen Susno banyak salahnya kok ga liat dari segi baiknya dulu dan buruknya antisipasi gimana gitu he..he..good luck

admin mengatakan... @ 11 Januari 2010 17.12

sallam sahabat ..
iya benar sekali negara ini banyak kasus yg sudah seperti benag kusut dan harus mempunyai ketelitian bagi para penegak hukum..

fenny mengatakan... @ 11 Januari 2010 18.21

Wah wah wah memprihatinkan bgt nih

wibowo mengatakan... @ 12 Januari 2010 17.06

nyundul dikit $$$ nya. sundul balik ya sob

Ferdinand mengatakan... @ 13 Januari 2010 09.17

Wah Bner-bner ancur emank negara ini sampe mantan kabareskrin juga mau dibunuh, gw jd pengen trau siapa sih tuch orang yang mau Ngebunuh mantan kabareskrim kita,....

admin mengatakan... @ 16 Januari 2010 20.29

bener banget apa kata kalian semua sob ..

sport(PR3) mengatakan... @ 28 Januari 2010 00.52

nice cool blog..:-)