Jeritan Hati dan kekecewaan Karena Adanya Patung Obama di taman Ibu Kota.

Jeritan hati dan kekecewaan adanya patung obama? ya,memang benar itu yang saya rasakan saat ini dari semenjak peresmian didirikannya patung obama di taman menteng,jakarta.
kecewa dan kecewa itu yang saya rasakan karena yang ada di pikiran saya "Kemanakah jiwa nasionalis dan bangga terhadap indonesia.??" sungguh ironis melihat kejadian ini.

Alasan atau dasar pemikiran pencetus para tokoh yang megesahkan di dirikan patung obama yang saya lihat di media cetak dan elektronik ialah karena obama seorang yang dapat dijadikan inspirator dari perjalanan hidupnya untuk rakyat indonesia dan anak-anak penerus bangsa indonesia dan mereka juga beralasan bahwa obama telah membawa/menceritakan nama baik indonesia di mata di dunia.
ini'kah yang di jadikan dasar pemikiran kita? betapa menyedihkan saya mendengar alasan tersebut.
seseorang di dunia yang di buatkan patung ialah suatu penghargaan tertinggi dan masuk dalam sebuah sejarah bangsa atau dunia,karena kontribusinya bagi dunia atau negaranya.
Di negara indonesia sebuah bangsa yang besar memberikan penghargaan tertinggi terhadap Obama yang tidak mempunyai jasa atau kontribusi besar bagi besar bagi bangsa ini.!
dan di dasari agar menjadi sebuah inspirator bagi anak-anak penerus bangsa indonesia.
it"s okay bahwa perjalanan hidup obama sebuah dapat di jadikan inspirator.
"tapi Apakah kita akan menanamkan di otak anak-anak penerus bangsa ini? bahwa obama sebuah tokoh yang di jadikan panutan dari dini samapai dibuatkan patung di taman besar ibukota."
"kemanakah para tokoh pahlawan-pahlawan yang rela berjuang nyawa dan harta buat bangsa ini.?!!"
Masih banyak tokoh pahlawan di negara besar ini yang lebih pantas di buatkan patung,contohnya BUNG TOMO yang berorator membakar semangat perjuangan pada tahun 45 dan bahkan baru di gelar pahlawan nasional saja tahun 2008.sedangkan obama dalam sekejap dibuatkan patung.mengapa tidak bung tomo??
Atau R.A kartini dan KI Hajar Dewantara yang sebagai pahlawan pendidikan yang lebih pantas di buatkan pengahragaan tertinggi dan di jadikan tokoh inspirator bagi anak-anak indonesia sebagai penerus bangsa, di bandingkan jauh tokoh obama bahkan obama pun bukan warga indonesia.megapa hal ini bisa terjadi.?!!!
"Mungkin Bung Karno dan para pahlawan dan tokoh-tokoh yang berjasa bagi bangsa ini yang telah gugur akan MENANGIS jika melihat ini,Begitu pun Ibu pertiwi kembali menagis melihat hal ini.!!!!
mana semboyan "Bangsa yang besar bangsa yang menghargai sejarah bangsa sendiri"..??
kemana kata-kata mutiara itu.?
Dan apakah tidak malu bangsa ini terhadap negara-negara lain yang akan mengetahui masalah ini,yang negara-negara di dunia sebelumnya sudah tahu bahwa indonesia mempunyai perjuangan yang berat untuk memerdekakan bangsa ini selama 3 setengah abad,tapi apa sekarang malah tidak menghargai jasa pahlwan yang lebih berjasa.!
sampai kapan bangsa ini dapat menegakan kepalanya dan menjadi bangsa yang besar dan berdaulat di mata dunia,jika masih saja ada orang atau warga indonesia yang tidak ada jiwa nasionalis dan mengharagai sejarah bangsa dan bangga akan bangsa ini.!
karena salah satu pondasi sebuah negara agar menjadi bangsa yang besar dan berdaulat ialah mempunyai rasa bangga terhadap bangsannya sendiri dan persatuan dan kesatuan.
Maka dari itu di postingan ini,saya sebagai seseorang warga indonesia meneriakan KERASS untuk segera di TURUNKAN patung obama tersebut,atas dasar membela dan membesarkan kembali harga diri bangsa ini.! dan juga atas dasar membela para pahlawan dan tokoh bangsa yang telah berjasa,dan atas dasar ingin menyelamatkan generasi muda penerus bangsa agar tidak tertanam pada jati diri mereka bahwa obama lebih di jadikan panutan di banding pahlawan-pahlwan lain karena ada patung tersebut.

Turunkan Patung tersebut.!!

Dan mari bangga dan cinta terhadap Tanah Air..!!!

Posted on 12/18/2009 12:48:00 AM by Andri Dwitama and filed under | 2 Comments »

2 comments:

INDONESIAN VOICES mengatakan... @ 21 Desember 2009 14.00

sETUJU BANGET! Patung obama jangan pajang di sana sebaiknya kirimkan ke AS saja. Kita ganti dengan Husni Thamrin atau Diponegoro atau RA Kartini siapa sajalah yang penting tokoh ASLI INDONESIA.

admin mengatakan... @ 22 Desember 2009 16.39

ya benar sekali...